March 21, 2013

Tipe Kepribadian (Part2)


Menyambung dari artikel sebelumnya, artikel kali ini akan membahas tipe-tipe kepribadian yang belum dibahas, yaitu sensing, intuition, thinking, feeling, Judging, Perceiving. Berikut penjelasannya



Sensing
secara mental hidup di masa sekarang, mengahdirkan kesempatan-kesempatan masa kini, menggunakan common sense (apakata orang), menciptakan solusi praktis, detail pada fakta, boisa mengimprovisasi dari pengalaman masa lalu, suka bila informasi kongkret. (nggak suka nebak-nebak)
Pengalaman menjadi ukuran dalam memecahkan masalah
Senang menerapkan apa yang dipelajari
Menyelesaikan tugas tahap demi tahap
fokus pada apa yang ada
Menikmati masa sekarang dan enggan mengorbankannya untuk kebaikan masa depan
Memperhatikan rincian dan bagian-bagian khusus
Hidup pada masa kini dan menikmati semua yang ada
Lebih suka mengerjakan hal-hal praktis dan pragmatik
Menyukai hal-hal pasti yang dapat diukur
Mematuhi petunjuk dan memperhatikan bagian-bagian kecil

Intuition
cera mental hidup di masa depan, melihat segala kemungkinan, menggunakan imaginasi dan menciptakan kemungkinan baru, optimal dalam mengimprovisasi teori, suka menebak-nebak dan ingin mencari lebih dalam sendiri
Memperhatikan pola-pola dan hubungan-hubungan
Umum dan cendering abstrak
Hidup terarah ke masa yang akan datang
Lebih suka memikirkan kemungkinan-kemungkinan
Inspriratif, imajinatif, dan inovatif
Menyukai kesempatan-kesempatan
Mulai sesuatu dari mana saja, cenderung lompat-lompat
Mengabaikan petunjuk dan mengikuti firasat
Menyukai perubahan-perubahan dan variatif
Menimbulkan kesan plin-plan

Thinking
Mencari fakta, senang melakukan pertimbangan-pertimbangan objektif, kritis

Memutuskan berdasarkan pemikiran
Bekerja berdasarkan logika
Objektif, menerapkan prinsip dan aturan
Tegas, tidak sungkan melakukan kritikan atau ungkapan tidak setuju
Memperhatikan kebenaran dan keadilan
Memperhatikan hal dengan rasio, tanpa melihat perasaan orang lain
Termotivasi akan kebutuhan prestasi dan pencapaian sejarah
Memandang kejadian sebagai penonton, mengambil jarak, ada di luar situasi

Feeling
Mempertimbangkan akibat suatu hal pada orang lain, butuh konsensus dan pendapat yang populer, tidak suka konflik dan cenderung menghindarinya

Memutuskan berdasarkan perasaan
Bekerja berdasarkan keyakinan pribadi
Lembut hati, bijaksana
Mengharagai empati dan mengutamakan harmoni
Memperhatikan keselarasan dan hubungan baik
Memandang kejadian sebagai peserta, bagian dari situasi, masuk dalam situasi
Mempunyai pandangan sesaat dan bersifat pribadi
Menghargai secara spontan

Judging
Seseorang yg menyukai hidup dengan teratur, memiliki jadwal yg terorganisir, lingkungan yg teratur, dan serba keteraturan

Memutuskan dengan pasti
Menyukai batas-batas dan kategori-kategori yang jelas
Merasa nyaman dalam lingkungan yang jelas batasannya
Menyukai aturan dan struktur yang jelas
Menyukai hidup yang terencana
Menghadapi batas waktu pengerjaan sesuai tugas dengan membuat rencana jauh sebelumnya
Mengambil keputusan dengan cepat
Menimbulkan kesan menuntut, kaku, tegang bagi perception

Perceiving
menyukai hidup santai, selalu terbuka pada peluang, flexible, senang dengan kejutan, dan hidupnya mengalir seperti air

Senang mengikuti rasa ingin tahu dan menemukan kejutan-kejutan
Menyukai kebebasan untuk melakukan percobaan-percobaan tanpa batas
Merasa nyaman dalam lingkungan terbuka, batasannya tidak jelas
Menyukai gaya hidup luwes
Menyukai kegiatan yang mengikuti arus
Menyukai gaya hidup sebagaimana adanya
Menghadapi batas waktu pengerjaan suatu tugas dengan bekerja tergesa-tergesa pada saat-saat terakhir
Menimbulkan kesan tidak teratur, kacau-balau, tidak bertanggung jawab bagi judgment

No comments:

Post a Comment