March 7, 2013

Tipe Kepribadian (Part1)


Dalam Dunia Psikologi, Ilmuwan dan pragmatis pemikir Dunia Sosial membagi beberapa kepribadian manusia antara lain Extrovert, Intovert, Sensing, Intuition, Thinking, Feeling, Judging, Perceiving

Artikel kali ini, pertama akan membahas tipe Extrovert dan Intovert. Konsep tipe kepribadian ekstrovert dan introvert pertama sekali dikemukakan oleh Carl Gustaf Jung. Jung (dalam Suryabrata, 1998) mengungkapkan konsep jiwa sebagai dasar pembagian tipe kepribadian. Dalam segi bahasa introvert mempunyai arti tertutup, sedangkan menurut istilah adalah pribadi yang mengarah pada pengalaman subyektif, memusatkan diri dalam dunia dalam dan privat, dimana realita hadir dalam bentuk hasil amatan, cenderung menyendiri, pendiam, dan tidak ramah dan anti sosial. Sebaliknya Ekstrovert merupakan pribadi yang luwes, terbuka dan mudah bergaul. Perbedaan Ekstrovert dan Introvert lainnya:

Bidang Moral dan Kerohanian
Ekstrovert
Bukan berarti mereka adalah kaum pemberontak, karena untuk diajar, perlu waktu dan kesabaran sebab mereka mudah kehilangan perhatian.
Jika anak-anak ini dibiarkan bertumbuh begitu saja, maka perhatiannya terhadap hukum dan peraturan (Allah dan manusia) akan berkurang. Umumnya kaum kriminal dan pelanggar hukum adalah golongan ekstrovert yang ekstrim.

Introvert
Temperamen yang introvert (melankoli dan plegmatik lebih mudah diajar daripada yang ekstrovert (sanguin dan kolerik).
Lebih mudah diatur dan dididik.
Lebih penurut dan kata hatinya mudah terganggu.
Biasanya mereka hadir acara-acara bersifat rohani.
Masalah mereka yang besar adalah problema rasa bersalah. Kebutuhan mereka yang terbesar adalah keyakinan bahwa dosa-dosa mereka telah diampuni.

Bidang Akademis
Ekstrovert
Kurang begitu menonjol disekolah. Nilai angka mereka biasanya sedang-sedang saja
Kurang dapat mendisiplin diri sendiri
Memperoleh stimulasi yang kuat melalui tegoran atau disiplin

Introvert
Biasanya lebih mudah menangkap pelajaran dan grade mereka agak tinggi. Namun ada juga pengaruh faktor lainnya, seperti inteligensia dan motivasi
Lebih mendisiplin diri untuk belajar dengan baik
kaum introvert memperoleh motivasi yang kuat melalui pujian

Segi popularitas
Ekstrovert
Lebih populer di sekolah dan biasanya mereka dipilih sebagai para pemimpin
Lebih mudah mengadakan hubungan dengan lawan jenis sebab mereka pintar berbicara
Lebih mudah menjalin hubungan dengan orang yang tidak dikenal karena sikapnya periang, suka senyum, dan berbicara

Introvert
Cenderung untuk menyendiri di kamar atau hanya mempunyai satu atau dua kawan saja

Kesanggupan Berkonsentrasi
Ekstrovert
Kurang dapat berkonsentrasi karena mereka mudah terganggu
Cenderung untuk mengalami kecelakaan, seperti kecelakaan mobil
Kurang begitu kuatir karena masa berkonsentrasi agak singkat

Introvert
Daya konsentrasi mereka lebih tinggi dan lebih lama
Kurang sanggup menjalani ujian tulisan yang panjang-panjang karena daya konsentrasi mereka sangat pendek
Lekas bosan dengan bacaan yang panjang-panjang

Sekian dahulu pembahasan tentang tipe ekstrovert dan introvert. Tipe kepribadian diatas bukan menjadi patokan mutlak, karena setiap orang tetap berkembang dengan lingkungan yang berbeda.


No comments:

Post a Comment